Game
Pelajaran Capcom dari Performa Monster Hunter Wilds
Pelajaran Capcom dari Performa Monster Hunter Wilds

Capcom Evaluasi Performa Game Monster Hunter Wilds

Masalah performa pada Game Monster Hunter Wilds menjadi perhatian besar bagi Capcom dan komunitas pemain. Kendala teknis yang muncul dalam Game Monster Hunter Wilds membuat Capcom mengevaluasi kembali teknologi pengembangan mereka. Melalui pengalaman tersebut, Capcom menilai bahwa permasalahan yang terjadi pada Game Monster Hunter Wilds dapat menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan kualitas Game di masa depan.

Masalah performa dalam Game Monster Hunter Wilds akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Capcom. Perusahaan tersebut mengakui bahwa berbagai kendala teknis yang muncul dalam Game Monster Hunter Wilds menjadi pelajaran berharga bagi Capcom dalam mengembangkan Game yang lebih kompleks di masa mendatang. Meski sempat menjadi sorotan pemain, Capcom menilai pengalaman tersebut akan membantu meningkatkan kualitas teknologi dan pengembangan Game mereka.

Dalam penjelasannya, Capcom menyebut bahwa RE Engine selama ini dikenal sangat stabil ketika digunakan pada Game yang bersifat lebih linear. Salah satu contoh yang disebut adalah Game Resident Evil Requiem yang masih bisa dimainkan dengan baik bahkan pada perangkat PC dengan spesifikasi rendah. Namun ketika Capcom menggunakan teknologi tersebut untuk Game Monster Hunter Wilds yang memiliki dunia terbuka besar, performa engine menghadapi tantangan baru yang cukup berat.

Tantangan RE Engine pada Game Open World

Penggunaan RE Engine pada Game Monster Hunter Wilds dan Game Dragon’s Dogma 2 menunjukkan bahwa Capcom harus menghadapi tantangan berbeda dibandingkan saat mengembangkan Game yang lebih linear. Dunia open-world yang luas dalam Game Monster Hunter Wilds membuat Capcom perlu mengelola performa CPU dan GPU secara lebih kompleks agar pengalaman bermain tetap optimal.

Hal tersebut disampaikan Capcom dalam sesi tanya jawab pada konferensi laporan keuangan Q3 FY2025. Dalam kesempatan tersebut, Capcom juga menyoroti pentingnya pasar Game PC bagi perusahaan. Saat ini sekitar 50 persen penjualan unit Game Capcom berasal dari PC, dan perusahaan memperkirakan angka tersebut akan terus meningkat seiring berkembangnya pasar Game global.

Capcom Perkuat Pengembangan Game PC

Melihat perkembangan tersebut, Capcom berencana memperkuat framework pengembangan Game yang berfokus pada platform PC. Pengalaman teknis dari pengembangan Game Monster Hunter Wilds menjadi salah satu dasar penting bagi Capcom untuk meningkatkan efisiensi teknologi dan stabilitas performa Game di masa depan.

Proses memperbaiki performa Game Monster Hunter Wilds sendiri tidak berlangsung singkat. Capcom membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk merilis berbagai patch dan update yang bertujuan meningkatkan performa Game tersebut. Pembaruan yang dirilis baru-baru ini bahkan berhasil mengurangi beban CPU dan GPU sekaligus menghadirkan konten baru bagi pemain Game Monster Hunter Wilds.

Perbaikan yang dilakukan Capcom mulai menunjukkan hasil positif. Ulasan Game Monster Hunter Wilds di platform Steam dalam beberapa minggu terakhir kembali menunjukkan tren yang lebih baik. Hal ini menandakan bahwa para pemain mulai kembali memainkan Game tersebut, sesuai dengan harapan produser Capcom, Yuya Tokuda, yang sebelumnya optimistis bahwa komunitas pemain akan kembali setelah performa Game diperbaiki.