Game
Ubisoft Tunjuk Veteran Pimpin Assassin’s Creed
Ubisoft Tunjuk Veteran Pimpin Assassin’s Creed

Ubisoft resmi menyusun ulang masa depan Game Assassin’s Creed setelah melakukan restrukturisasi besar. Langkah Ubisoft ini menandai babak baru bagi Assassin’s Creed, franchise Game andalannya yang tetap menjadi mesin pendapatan utama perusahaan di tengah tantangan finansial. Perubahan kepemimpinan ini diharapkan mampu menjaga konsistensi Assassin’s Creed sekaligus memperkuat posisi Ubisoft di industri Game global.

Ubisoft Serahkan Game Assassin’s Creed ke Tiga Veteran

Ubisoft mengambil langkah strategis dengan menunjuk tiga sosok senior untuk memimpin Game Assassin’s Creed setelah hengkangnya Marc-Alexis Côté dan pembentukan struktur baru termasuk Vantage Studios. Keputusan Ubisoft ini menjadi bagian dari proses “major reset” yang sebelumnya diumumkan perusahaan demi memperbaiki arah Assassin’s Creed sebagai franchise Game terbesar mereka.

 

Assassin’s Creed

 

Perombakan struktur Ubisoft ini menempatkan Martin Schelling sebagai kepala brand Assassin’s Creed. Ia telah bergabung dengan Ubisoft sejak 2003 dan memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan Game Assassin’s Creed. Schelling pernah menjadi produser di Assassin’s Creed: Revelations, terlibat dalam Assassin’s Creed IV: Black Flag, serta menjadi senior producer di Assassin’s Creed Origins dan Assassin’s Creed Valhalla. Sebelum restrukturisasi, ia juga menjabat sebagai chief production officer di Ubisoft.

Jean Guesdon Pimpin Konten Assassin’s Creed

Untuk posisi head of content, Ubisoft menunjuk Jean Guesdon yang dikenal luas oleh penggemar Game Assassin’s Creed. Ia merupakan creative director di Assassin’s Creed IV: Black Flag dan Assassin’s Creed Origins. Setelah meninggalkan Ubisoft pada 2018 dan bekerja di beberapa perusahaan lain, Guesdon kembali pada 2024 untuk memimpin arah konten Assassin’s Creed di masa depan.

Dalam pernyataannya, Guesdon menyebut kembalinya ia ke Assassin’s Creed sebagai momen emosional. Ia mengatakan bahwa kembali ke Game Assassin’s Creed terasa seperti “pulang ke rumah”. Bahkan, kutipan ikonik Assassin’s Creed kembali ia gaungkan, yakni “Nothing is True. Everything is Permitted”, yang menegaskan komitmennya bersama Ubisoft dalam menjaga identitas franchise Game tersebut.

François de Billy Awasi Produksi Game

Posisi head of production excellence untuk Game Assassin’s Creed kini dipegang oleh François de Billy. Ia telah bersama Ubisoft sejak 2001 dan terlibat dalam pengembangan Assassin’s Creed sejak Game pertamanya. Ia pernah menjadi production manager pada Assassin’s Creed pertama, associate producer di Assassin’s Creed II, serta memegang peran penting dalam Black Flag, Origins, dan Valhalla.

Di tengah tekanan finansial dan gelombang restrukturisasi yang melanda Ubisoft, Assassin’s Creed tetap menjadi franchise Game yang paling menguntungkan bagi perusahaan. Dengan menyerahkan Assassin’s Creed kepada tiga veteran yang memahami DNA seri ini, Ubisoft menunjukkan upaya serius untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan Game tersebut. Kini, publik menantikan apakah langkah strategis Ubisoft ini benar-benar mampu membawa Assassin’s Creed menuju masa depan yang lebih stabil dan sukses.