Game
Kojima Productions Rayakan Syukuran Akhir Bulan dengan Opor Ayam, Menu Khas Indonesia
Kojima Productions Rayakan Syukuran Akhir Bulan dengan Opor Ayam, Menu Khas Indonesia

Seputar Otaku - Memasuki bulan Ramadan, tradisi makan bersama atau buka puasa bersama (bukber) menjadi momen penting untuk mempererat kebersamaan. Menariknya, suasana serupa juga terasa di studio game ternama Kojima Productions, yang baru-baru ini menggelar acara makan bersama sebagai bagian dari syukuran akhir bulan mereka.

Meski bukan acara khusus Ramadan, tradisi makan bersama ini merupakan kegiatan rutin internal Kojima Productions sebagai bentuk perayaan dan kebersamaan tim. Acara tersebut sempat mengalami jeda selama beberapa waktu, namun kini kembali diadakan dan langsung menarik perhatian penggemar.

Hal yang membuat acara ini semakin menarik adalah pilihan menu yang disajikan, yakni opor ayam, hidangan khas Indonesia yang identik dengan perayaan dan momen spesial, termasuk bulan Ramadan. Menu tersebut disiapkan secara prasmanan, di mana setiap karyawan telah mendapatkan seporsi ayam dan dapat menambahkan kuah sesuai selera masing-masing.

Pendiri Kojima Productions, Hideo Kojima, turut membagikan momen tersebut melalui media sosial. Dalam unggahannya, terlihat opor ayam disajikan dengan tampilan menggugah selera, lengkap dengan porsi yang telah ditata untuk seluruh staf. Unggahan ini pun langsung menarik perhatian penggemar, khususnya dari Indonesia, yang merasa bangga melihat kuliner lokal dihidangkan di studio game kelas dunia.

Di sisi lain, Kojima Productions juga tengah bersiap untuk perilisan game terbaru mereka, Death Stranding 2: On the Beach, yang direncanakan hadir di platform PC pada 11 Maret mendatang. Game ini menjadi salah satu judul yang paling dinantikan oleh penggemar karya Hideo Kojima.

Kehadiran opor ayam dalam acara internal Kojima Productions menjadi bukti bahwa kuliner Indonesia semakin dikenal secara global, bahkan di lingkungan industri game internasional. Selain mempererat kebersamaan tim, momen ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya melalui makanan.