Seputar Otaku - Penayangan musim kedua Sousou no Frieren kembali menarik perhatian penggemar, kali ini bukan karena adegan aksi, melainkan karena rangkaian penutup (ending) yang dinilai sangat indah dan artistik. Studio Madhouse memilih pendekatan animasi buatan tangan dengan teknik pensil warna, sebuah pilihan yang kontras dengan tren produksi digital dan penggunaan teknologi AI di industri anime saat ini.
Segmen penutup tersebut kembali disutradarai oleh Mimei Aoume, yang juga terlibat pada musim pertama. Dengan tekstur goresan yang terlihat jelas dan palet warna pastel, animasi ini menghadirkan nuansa hangat layaknya buku sketsa yang hidup. Visual seperti lentera yang melayang, langit senja, dan sosok Frieren yang melankolis memperkuat tema utama serial, yakni ingatan, waktu, dan perjalanan emosional.
Di media sosial, banyak penonton mengungkapkan kekaguman mereka terhadap pilihan artistik tersebut, terutama karena seluruh rangkaian dibuat secara manual menggunakan pensil warna, bukan hasil akhir digital yang dipoles sempurna.
Keindahan visual ini semakin diperkuat oleh lagu tema penutup berjudul “The Story of Us” yang dibawakan oleh Milet. Vokalnya yang lembut dan emosional menyatu dengan suasana visual, menciptakan pengalaman penutup yang meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.

Ending buatan tangan ini dengan cepat disebut sebagai salah satu momen paling berkesan di musim dingin 2026, sekaligus menegaskan komitmen Madhouse dalam mempertahankan sentuhan artistik dan nilai emosional dalam produksi Sousou no Frieren.
Rekomendasi
Harga Saham Nintendo Turun hingga 33 Persen dalam Lima Bulan Terakhir
2 jam yang lalu
Seorang Nenek 81 Tahun Jadi Streamer Minecraft demi Biaya Pengobatan Kanker Cucu
2 jam yang lalu
Film AnimeMedalist Diumumkan, Tayang Perdana 2027
2 jam yang lalu
Sousou no Frieren Musim Kedua Langsung Puncaki MyAnimeList Usai Episode Perdana Tayang
2 jam yang lalu