CEO NVIDIA Soroti Narasi Negatif AI yang Merugikan
CEO NVIDIA Jensen Huang menilai narasi negatif AI merugikan inovasi. Ia menolak anggapan AI sebagai ancaman bagi manusia.
Perdebatan mengenai kecerdasan buatan kembali mencuat setelah CEO NVIDIA Jensen Huang menyampaikan pandangannya terhadap narasi negatif yang berkembang di publik. Menurut CEO NVIDIA Jensen Huang, anggapan bahwa AI merupakan ancaman besar bagi manusia dinilai tidak proporsional. Dalam pandangan Jensen Huang, ketakutan berlebihan justru dapat menghambat pemahaman dan pemanfaatan teknologi AI secara optimal.
Pandangan CEO NVIDIA Jensen Huang soal Narasi AI
Dalam sebuah wawancara terbaru, CEO NVIDIA Jensen Huang menegaskan bahwa komentar negatif terkait AI berpotensi merugikan industri teknologi dan masyarakat luas. CEO NVIDIA tersebut menyebut adanya “doomer narrative” atau narasi kiamat yang menggambarkan AI sebagai ancaman masa depan. Menurut Jensen Huang, narasi semacam ini tidak membantu siapa pun, terutama bagi publik yang belum memahami teknologi kecerdasan buatan secara mendalam.
Narasi negatif yang dikritik oleh CEO NVIDIA Jensen Huang disebut kerap dibangun oleh tokoh-tokoh berpengaruh. CEO NVIDIA menilai hal tersebut berbahaya karena dapat memengaruhi arah kebijakan publik. Bagi Jensen Huang, membingkai AI sebagai akhir dunia hanya menambah ketakutan dan kebingungan, tanpa memberikan edukasi yang seimbang mengenai manfaat teknologi tersebut.
Perbedaan Pandangan Jensen Huang dan Tokoh AI Lain
Pernyataan CEO NVIDIA Jensen Huang banyak dikaitkan dengan pandangan CEO Anthropic, Dario Amodei, meskipun CEO NVIDIA tidak menyebut nama secara langsung. Amodei sebelumnya menyampaikan kekhawatiran bahwa AI dapat menghilangkan sebagian besar pekerjaan kerah putih. Pandangan tersebut dinilai berseberangan dengan sudut pandang Jensen Huang yang melihat AI sebagai alat pendukung produktivitas manusia.
Menurut CEO NVIDIA Jensen Huang, dorongan regulasi yang terlalu ketat justru dapat memperlambat inovasi teknologi. CEO NVIDIA mencontohkan pembatasan ekspor chip dan kebijakan lain yang dinilainya berpotensi menghambat kemajuan industri. Dari sudut pandang Jensen Huang, regulasi seharusnya mendorong pengembangan teknologi, bukan menekan pertumbuhannya.
CEO NVIDIA Nilai AI Semakin Fungsional dan Bermanfaat
CEO NVIDIA Jensen Huang juga menyinggung bahwa beberapa tahun lalu terdapat dorongan untuk memperlambat perkembangan AI demi alasan keamanan. Namun menurut CEO NVIDIA, kenyataan menunjukkan bahwa teknologi AI berkembang semakin pesat. Jensen Huang menilai bahwa hingga saat ini tidak ada tanda-tanda bencana besar seperti yang sering dikhawatirkan oleh narasi negatif.
Di akhir pernyataannya, CEO NVIDIA Jensen Huang menegaskan bahwa tujuan utama AI adalah meningkatkan efisiensi dan membantu pekerjaan manusia. CEO NVIDIA melihat AI telah memberikan manfaat nyata di berbagai bidang, mulai dari riset hingga peningkatan produktivitas kerja. Bagi Jensen Huang, percepatan pengembangan AI merupakan kebutuhan yang harus dikelola secara bijak, bukan sesuatu yang perlu ditakuti.
Rekomendasi
Game Mobile Mushoku Tensei Chronicle of Echoes Diumumkan
1 jam yang lalu
Shift Up, studio Stellar Blade Bagikan bonus uang dan produk Apple Untuk Apresiasi Karyawan
1 jam yang lalu
Game ‘BanG Dream! Our Notes’ Diumumkan untuk Mobile, Hadir Tahun 2026
1 jam yang lalu
Forza Horizon 5 Raih 5 Juta Penjualan di PS5
2 jam yang lalu