Developer Clair Obscur kembali menjadi sorotan setelah secara terbuka menanggapi masukan pemain terkait konten end game dalam Clair Obscur Expedition 33. Sepanjang tahun 2025, Developer Clair Obscur berhasil menarik perhatian komunitas Gamer berkat konsep dan narasi unik yang ditawarkan, meskipun sebagian Player menilai bahwa konten akhir permainan masih terasa kurang memuaskan. Sikap terbuka Developer Clair Obscur terhadap kritik ini pun mendapat respon positif dari komunitas.
Respons Developer Clair Obscur Soal Konten End Game
Developer Clair Obscur mengakui bahwa konten end game Clair Obscur Expedition 33 menjadi salah satu aspek yang dirasakan kurang optimal oleh sebagian Player. Dalam wawancara eksklusif bersama Edge Magazine melalui GamesRadar+, Michel Nohra selaku Lead Gameplay Designer menjelaskan bahwa Developer Clair Obscur menyadari adanya celah dalam penyampaian informasi terkait tingkat kesulitan bos terakhir. Menurut Developer Clair Obscur, kurangnya penjelasan tersebut berdampak pada pengalaman end game yang dinilai kurang menantang.

Michel Nohra secara jujur menyampaikan penyesalannya atas keputusan desain yang diambil oleh Developer Clair Obscur. Ia menyebutkan bahwa Developer Clair Obscur tidak memberikan arahan yang cukup jelas kepada Player bahwa untuk merasakan tingkat kesulitan maksimal pada bos tertentu, pertarungan tersebut harus diselesaikan saat pertama kali tersedia. Pernyataan ini memperlihatkan bagaimana Developer Clair Obscur mengevaluasi kembali pendekatan mereka terhadap desain konten end game.

“Satu-satunya hal yang saya sesali adalah tidak menjelaskan dengan lebih jelas bahwa jika Anda menginginkan tingkat kesulitan yang dimaksudkan untuk bos tersebut, Anda harus mengalahkannya sekarang juga,” ujar Michel Nohra. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Developer Clair Obscur tidak menutup mata terhadap kekurangan yang ada pada Clair Obscur Expedition 33.
Kebiasaan Pemain yang Diremehkan Developer
Developer Clair Obscur juga mengakui bahwa mereka sempat meremehkan kebiasaan Gamer yang gemar menyelesaikan seluruh konten sampingan sebelum menamatkan cerita utama. Michel Nohra menjelaskan bahwa Developer Clair Obscur mengira Player akan menyelesaikan permainan lebih cepat, bukan justru mengeksplorasi semua side content terlebih dahulu. Pola bermain ini membuat tantangan pada bos akhir terasa berkurang.

Menurut Developer Clair Obscur, kebiasaan tersebut berakar dari keengganan Player untuk mengakhiri permainan terlalu cepat. Developer Clair Obscur memahami bahwa setelah cerita utama selesai, motivasi Player untuk melanjutkan konten tambahan cenderung menurun. Hal ini memicu kekecewaan bagi sebagian Player yang mengharapkan pertarungan bos terakhir yang lebih menantang.
Developer Clair Obscur Terkejut dengan Antusiasme Pemain
Tom Guillermin selaku Lead Programmer mengungkapkan bahwa Developer Clair Obscur tidak menyangka Player akan menyelesaikan seluruh konten yang tersedia sebelum mencapai dungeon terakhir. Ia menjelaskan bahwa Developer Clair Obscur awalnya meragukan apakah game tersebut akan diterima dengan sangat baik oleh pasar. Bahkan, ada asumsi bahwa Player hanya akan fokus pada cerita utama.

“Kami awalnya tidak yakin apakah game kami akan sebagus itu. Dan jika tidak, pemain mungkin hanya ingin melihat ceritanya, dan langsung menuju akhir cerita,” kata Tom Guillermin. Kenyataan ini membuktikan bahwa antusiasme Player jauh melampaui ekspektasi Developer Clair Obscur dan menjadi bahan evaluasi penting untuk pengembangan berikutnya.
Rekomendasi
Anime Mushoku Tensei Season 3 Tayang Juli 2026
1 menit yang lalu
Film Live-Action Sakamoto Days Tambah Cast Baru, Siap Tayang 29 April 2026
3 menit yang lalu
Skeleton Knight in Another World Season 2 Resmi Tayang Juli 2026
6 menit yang lalu
BanG Dream! YUME∞MITA Tayang Musim Panas 2026
12 menit yang lalu