Anime
Anime The Person I Loved Asked Me to Die in My Sister’s Stead Diumumkan
Anime The Person I Loved Asked Me to Die in My Sister’s Stead Diumumkan

Kabar adaptasi Anime terbaru kembali menarik perhatian penggemar light novel Jepang setelah TO Books mengumumkan produksi Anime The Person I Loved Asked Me to Die in My Sister’s Stead. Judul panjang yang penuh emosi ini dikenal sebagai karya fantasi romansa yang kuat secara naratif. Dengan pengumuman resmi tersebut, Anime The Person I Loved Asked Me to Die in My Sister’s Stead dipastikan akan membawa kisah tragis dan romantis ini ke format animasi.

Pengumuman Resmi Anime dari TO Books

TO Books secara resmi mengumumkan bahwa Anime The Person I Loved Asked Me to Die in My Sister’s Stead sedang dalam tahap produksi. Informasi tersebut disampaikan melalui akun X (sebelumnya Twitter) resmi milik penerbit. Pengumuman ini menandai langkah besar bagi seri fantasi romansa tersebut untuk menjangkau audiens yang lebih luas melalui medium Anime, sekaligus memperkuat popularitas The Person I Loved Asked Me to Die in My Sister’s Stead di kalangan penggemar.

Light novel The Person I Loved Asked Me to Die in My Sister’s Stead ditulis oleh Mizuki Nagano dan pertama kali dipublikasikan secara mandiri pada tahun 2020 melalui situs Shosetsuka ni Naro. Popularitas cerita tersebut mendorong TO Books untuk menerbitkannya dalam versi cetak sejak September 2021. Hingga kini, sudah tujuh volume dirilis di Jepang, yang semuanya menjadi fondasi penting bagi adaptasi Anime The Person I Loved Asked Me to Die in My Sister’s Stead.

Detail Light Novel dan Adaptasi Manga

Seri The Person I Loved Asked Me to Die in My Sister’s Stead versi cetak dilengkapi ilustrasi karya Saori Toyota yang memperkuat nuansa emosional cerita. Ilustrasi tersebut membantu menggambarkan dunia fantasi kelam yang menjadi latar utama kisah ini. Kehadiran ilustrasi tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri sebelum cerita ini akhirnya diangkat menjadi Anime.

Selain versi novel, The Person I Loved Asked Me to Die in My Sister’s Stead juga memiliki adaptasi manga yang digambar oleh Maki Yamori. Manga ini telah mendapatkan rilis resmi dalam bahasa Inggris oleh Tokyopop. Keberhasilan adaptasi manga tersebut semakin memperluas jangkauan cerita, sekaligus meningkatkan antusiasme terhadap versi Anime The Person I Loved Asked Me to Die in My Sister’s Stead yang kini tengah diproduksi.

Garis Besar Cerita Fantasi Romansa

Cerita The Person I Loved Asked Me to Die in My Sister’s Stead berfokus pada Lady Wisteria, seorang wanita yang memiliki keinginan besar untuk menjadi sosok yang pantas bagi pria yang ia cintai, Lord Bright. Namun, takdir berkata lain ketika adik perempuannya, Rosalie, terpilih sebagai penjaga Predawn Realm, sebuah dunia yang tidak memungkinkan siapa pun kembali ke dunia manusia. Dalam situasi penuh konflik batin tersebut, kisah Anime ini menampilkan keputusan tragis yang mengubah segalanya.

Lord Bright justru meminta Wisteria untuk menggantikan posisi Rosalie di Predawn Realm. Alasan permintaan itu adalah kemampuan sihir Wisteria serta ketahanannya terhadap miasma jahat yang mengancam dunia manusia. Dengan hati hancur, Wisteria menerima permintaan tersebut dan memasuki Predawn Realm bersama pedang suci Sartis. Alur inilah yang menjadi inti emosional The Person I Loved Asked Me to Die in My Sister’s Stead dan nantinya akan divisualisasikan dalam bentuk Anime.

Lebih dari dua puluh tahun kemudian, kisah The Person I Loved Asked Me to Die in My Sister’s Stead kembali memunculkan konflik baru ketika seorang pria asing dengan wajah yang sangat dikenalnya muncul dan menantang Wisteria. Sosok misterius ini menuntut pedang Sartis dan memiliki wajah yang menyerupai Lord Bright, memunculkan pertanyaan besar yang menjadi penutup konflik utama dalam cerita Anime tersebut.