Proyek Assassins Creed Codename Hexe kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan terbaru terkait sosok Game Director yang memimpin pengembangannya. Ubisoft mempercayakan proyek ini kepada figur berpengalaman yang sebelumnya terlibat dalam Batman Arkham Origins, menandakan arah baru bagi seri Assassin’s Creed yang telah lama dikenal luas.
Assassins Creed Codename Hexe Dipimpin Pengembang Berpengalaman
Pengembangan Assassins Creed Codename Hexe kini resmi berada di bawah arahan Benoit Richer, sosok Game Director yang dikenal lewat karyanya di Batman Arkham Origins. Informasi ini terungkap melalui pembaruan profil profesional Richer yang menunjukkan perannya sebagai pemimpin proyek terbaru Assassin’s Creed. Penunjukan ini menegaskan bahwa Ubisoft menempatkan figur berpengalaman untuk membawa Assassins Creed Codename Hexe ke arah yang lebih matang dan terarah.

Benoit Richer bukanlah nama asing dalam pengembangan Assassin’s Creed. Selain menjadi Game Director untuk Batman Arkham Origins, ia juga pernah memimpin Assassin’s Creed Valhalla. Pengalaman tersebut menjadikan Richer memiliki pemahaman kuat terhadap DNA seri Assassin’s Creed, termasuk bagaimana menghadirkan inovasi tanpa menghilangkan identitas utama dari Assassins Creed Codename Hexe.
Jejak Karier Benoit Richer di Ubisoft
Dalam perjalanan kariernya, Richer telah lama berkarya di Ubisoft sejak awal tahun 2000-an. Sebelum dikenal sebagai Game Director Batman Arkham Origins, ia sempat memegang berbagai posisi penting, termasuk sebagai Lead Level Designer untuk seri Rainbow Six dan Far Cry. Rekam jejak panjang ini menjadi fondasi kuat bagi pengembangan Assassins Creed Codename Hexe yang menuntut pendekatan kreatif berbeda.

Visi Baru untuk Assassin’s Creed
Marc-Alexis Côté selaku Executive Producer menyebut bahwa Assassins Creed Codename Hexe akan menjadi judul Assassin’s Creed yang “sangat berbeda” dari game sebelumnya. Dengan kepemimpinan Game Director berpengalaman dari Batman Arkham Origins, proyek ini diharapkan mampu menyegarkan formula Assassin’s Creed yang belakangan dinilai mulai monoton.

Detail Gameplay dan Informasi Tambahan Codename Hexe
Laporan lain menyebut bahwa Assassins Creed Codename Hexe hanya akan menghadirkan satu protagonis wanita bernama Elsa. Konsep ini diperkuat dengan pendekatan cerita yang lebih fokus dan linear. Di bawah arahan Game Director yang pernah menangani Batman Arkham Origins, game ini juga dikabarkan akan menghadirkan elemen supranatural yang lebih kental.
Pendekatan gameplay yang lebih linear dianggap sebagai langkah berani bagi Assassin’s Creed. Jika informasi ini akurat, maka Assassins Creed Codename Hexe akan menawarkan pengalaman bermain yang berbeda dibandingkan seri sebelumnya. Keputusan tersebut selaras dengan visi Game Director dan reputasi naratif yang kuat seperti yang pernah ditunjukkan di Batman Arkham Origins.
Perkiraan Jadwal Rilis
Untuk jadwal rilis, Assassins Creed Codename Hexe diperkirakan akan meluncur pada akhir 2026. Penundaan ini dilakukan untuk memberi ruang perilisan Assassin’s Creed Black Flag versi remake. Dengan waktu pengembangan yang lebih panjang, Ubisoft memberi kesempatan kepada Game Director dan timnya untuk memaksimalkan kualitas game sebagaimana standar tinggi yang juga terlihat pada Batman Arkham Origins.
Rekomendasi
SEGA ATLUS Festival Jakarta Jadi Ajang Perayaan 30 Tahun Persona, Digelar di Mall of Indonesia
1 jam yang lalu
Avatar VRChat Koseki Bijou Dapat Update Face Tracking
3 jam yang lalu
Studio Ubisoft Halifax Ditutup Usai Isu Serikat Pekerja
4 jam yang lalu
Kreator Danganronpa Tegaskan Game Wajib Rilis di PC
4 jam yang lalu