Seputar Otaku - Menjelang pergantian tahun, sudah menjadi tradisi bagi berbagai perusahaan video game untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada para penggemar, melakukan refleksi atas perjalanan setahun ke belakang, atau menghadirkan kejutan yang tidak terduga. Kuro Games menjadi salah satu pengembang yang memilih jalur unik tersebut melalui gim gacha andalannya, Wuthering Waves.
Khusus untuk komunitas Jepang (JP), Kuro Games merilis sebuah video sketsa pendek bertema Tahun Baru yang menampilkan sejumlah maskot “brainrot” yang sempat populer sepanjang 2025. Video ini langsung menarik perhatian penggemar karena pendekatannya yang absurd, ringan, dan penuh humor khas internet culture.
Sketsa Tahun Baru Bertema Persiapan Pesta
Dalam video tersebut, diperlihatkan maskot Camellya yang memerintahkan Chisa, Lynae, dan Mornye untuk membereskan rumah sebagai persiapan menyambut pesta Tahun Baru 2026. Sketsa ini dikemas layaknya komedi singkat tanpa dialog kompleks, sehingga mudah dipahami oleh penggemar yang mengikuti tren maskot Wuthering Waves.
Bagi yang belum familiar, konsep “brainrot” sendiri merujuk pada gaya humor absurd yang sengaja dibuat sederhana, berulang, dan terkadang tidak masuk akal namun justru efektif menarik perhatian komunitas daring.
Bertepatan dengan Rilis Wuthering Waves Versi 3.0
Perilisan video ini juga bertepatan dengan peluncuran resmi Wuthering Waves versi 3.0 pada 25 Desember 2025. Pembaruan besar tersebut membawa pemain ke wilayah baru bernama Lahai-Roi, dengan Startorch Academy sebagai pusat fokus cerita tahap awal.
Pemilihan maskot Chisa, Lynae, dan Mornye dalam video bukanlah kebetulan, mengingat ketiganya memiliki keterkaitan langsung dengan Startorch Academy. Sementara itu, kehadiran Camellya dianggap wajar karena karakter inilah yang menjadi pemicu utama popularitas maskot brainrot Wuthering Waves sepanjang tahun 2025.
Strategi Pendekatan Komunitas yang Tidak Biasa
Langkah Kuro Games ini dinilai sebagai bentuk pendekatan kreatif kepada komunitas, khususnya pemain Jepang, dengan memanfaatkan budaya meme dan humor internet yang sedang tren. Alih-alih hanya merilis ucapan formal Tahun Baru, mereka memilih konten ringan yang terasa lebih dekat dengan penggemar.
Pendekatan semacam ini menunjukkan bagaimana pengembang gim modern tidak hanya fokus pada konten dalam game, tetapi juga pada interaksi budaya pop yang membangun kedekatan emosional dengan komunitasnya.
Rekomendasi
Anime Sentenced to Be a Hero Umumkan Perilisan soundtrack
2 jam yang lalu
Anime Crayon Shin-chan Film ke-33 Rilis Visual dan Teaser Baru
2 jam yang lalu
Anime Assassination Classroom The Movie: Our Time rilis Potongan Scene Terbaru
3 jam yang lalu
Anime Star Blazers 3199 Chapter 6 Tayang 26 Juni 2026
3 jam yang lalu