Game Helldivers 2 menjadi sorotan setelah terungkap bahwa game ini hampir dirilis sebagai Free-to-Play. Arrowhead Game Studios merancang pendekatan live-service dengan konten gratis berkala dan sistem Super Credits. Meski gamer bisa membeli mata uang premium, game ini tetap memungkinkan pemain mendapatkannya melalui progres bermain, sehingga Helldivers 2 tidak sepenuhnya mengharuskan pengeluaran uang nyata dalam format mirip Free-to-Play.

Cerita Helldivers 2 Hampir Menjadi Free-to-Play
CEO Arrowhead Game Studios, Shams Jorjani, menjelaskan melalui Discord bahwa Helldivers 2 awalnya dikembangkan sebagai game AA. Proyek itu kemudian berevolusi menjadi judul peluncuran PS5, sempat berubah arah menjadi Free-to-Play, lalu akhirnya kembali ke model premium berbayar. Menurut Jorjani, perubahan target berulang membuat “pondasi” kecil harus menopang skala besar. Akibatnya, pengembang kewalahan dan performa game Helldivers 2 kurang optimal meski tetap populer.

Fokus Masa Depan Helldivers 2
Meski ada kekhawatiran dari gamer terkait performa, Helldivers 2 masih dianggap dalam kondisi baik. Shams Jorjani menegaskan belum ada rencana untuk Helldivers 3 karena tim fokus memperbarui game yang ada. Dengan DNA live-service, Helldivers 2 diproyeksikan bertahan lama, sehingga ide Free-to-Play mungkin kembali dipertimbangkan di masa mendatang.
Rekomendasi
Mangaka DR. Stone Boichi Soroti Dominasi Weekly Shonen Jump, Peringatkan Risiko Penurunan Kreativitas Industri Manga
6 menit yang lalu
Jepang Jadi Penyumbang Pendapatan Terbesar Arknights: Endfield, Lampaui Tiongkok Meski Unduhan Lebih Rendah
9 menit yang lalu
Akun Resmi Mobile Suit Gundam: The Witch from Mercury Kunci Kolom Komentar Usai Serangan Ujaran Kebencian
13 menit yang lalu
Pasar Manga Jepang Tembus Rekor, tapi Minat Baca Generasi Muda Justru Menurun
19 menit yang lalu